Sejarah Uang di Dunia

Dimulai pada zaman prasejarah. Pada zaman pra sejarah, manusia selalu berusaha sendiri untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya atau singkatnya, apa yang diperolehnya, itulah yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhannya sendiri. Namun seiring berjalannya waktu, jumlah manusia terus bertambah dan menyebabkan bervariasinya kebutuhan hidup manusia.

Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang semakin banyak ini, manusia kemudian mulai merasa membutuhkan orang lain untuk membantunya memenuhi kebutuhan hidup.Contohnya adalah pada suatu kelompok manusia pra sejarah berburu binatang untuk memenuhi kebutuhan makannya, sedangkan pada kelompok lain, manusia pra sejarah makan buah-buahan dari pepohonan di hutan. Ketika dua kelompok manusia ini bertemu atau bersosialisasi, kemungkinan mereka saling tertarik dengan apa yang dimakan oleh keklompok lain tersebut lalu kedua kelompok tersebut timbul rasa ingin mencoba apa yang di makan oleh kelompok lain tersebut dan akhirnya mereka melakukan kegiatan barter atau saling bertukar barang.

Seiring berkembangnya zaman, manusia, sistem barter adalah cara yang paling mudah dan efektif untuk bisa mendapatkan barang yang mereka inginkan. Namun setelah sekian lama sistem barter ini digunakan, muncul berbagai permasalahan. Salah satu contoh permasalahannya adalah beberapa pihak merasa tidak mendapatkan pertukaran yang seimbang. Salah satu contoh adalah garam yang ditukar dengan gula, pihak yang memiliki gula merasa garam tidak seharga dengan ikan, begitu pula pihak yng memiliki garam merasakan hal yang sama. Ketidakpuasan mulai muncul di antara kedua pihak.

Untuk mengatasinya, mulailah timbul ide-ide untuk menggunakan suatu benda tertentu untuk digunakan sebagai alat tukar. Manusia menggunakan barang berharga atau barang khusus seperti batu, lempengan logam, dll. Lalu di beberapa peradaban muncullah mata uang logam. Uang logam digunakan karerna logam di anggap sebagai barang berharga, mudah dibentuk, dan bisa di bawa dengan mudah. Mata uang logam adalah sebagai alat pembayaran resmi yang mulai berlaku pada saat itu.

Munculnya mata uang ini tidak secara bersamaan di seluruh dunia. Berbeda tempat, berbeda pula masa berlakunya uang ini. Masih banyak yang belum menggunakan mata uang sebagai alat pertukaran dan masih memakai sistem barter.

Kemudian di beberapa bangsa, mulai muncul jenis uang logam yang dibuat dengan bentuk dan gambar tertentu di kedua sisinya. Pada masa itu ada beberapa jenis logam yang dipakai seperti emas, perak. Perunggu, besi, dll. Bentuknya pun bermacam-macam, ada yang berbentuk lonjong, kotak, segitiga, dll. Penggunaan emas dan perak sebagai bahan uang diciptakan oleh Croesus di Yunani sekitar tahun 560-546 sebelum masehi.

Di Desa Jachymod di Ceko, Eropa Timur, dianggap sebagai wilayah pertama yang menggunakan mata uang yang diberi nama Dollar, mata uang Dollar adalah uang yang berbentuk koin dengan bahan baku perak dan emas yang berkembang di daratan Benua Eropa sejak abad 16 yang ada 1500 variasi jenis. Nama “Dollar” muncul diakhir abad ke-19. Awalnya nama mata uang ini adalah Taler, kemudian orang Italia membacanya Tallero, orang Belanda membacanya Daler, dan akhirnya disebut Dollar. Dan kini mata uang Dollar menjadi mata uang dunia.

Tentu saja ada beberapa permasalahan ketika memakai mata uang logam. Salah satunya adalah saat melakukan transaksi dengan jumlah banyak, manusia merasa kerepotan dengan jumlah banyaknya logam yang harus mereka bawa dan uang logam ini berat jika di bawa dalam jumlah banyak.

Lalu muncullah ide untuk membuat mata uang dari bahan kertas. Dipakai bahan kertas karena sangat ringan dan nilainya bisa dibuat dengan bervariasi. Cina dianggap sebagai bangsa yang pertama menemukan bahan kertas untuk pembuatan uang, yaitu sekitar abad pertama Masehi, pada masa Dinasti T’ang. Di abad modern, Bejamin Franklin (Amerika) ditetapkan sebagai Bapak Uang Kertas karna ia yang pertama mencetak Dollar dari bahan kertas dan kini potret dirinya di abadikan di lembaran mata uang Dollar pecahan terbesar (USD100).

Semakin lama sejarah perkembangan uang semakin mengalami banyak sekali kemajuan. Uang dan alat pembayaran semakin berkembang dengan pesat. Sekarang ini alat pembayaranpun tidak selalu dengan menggunakan uang secara fisik, contohnya adalah kartu kredit. Selain itu juga, manusia bisa semakin mudah mengirimkan uang dari satu tempat ke tempat lain yang sangat jauh.

Sumber :

kumpulansejarah1001.blogspot.com/2012/12/sejarah-uang.html

faktajujur.blogspot.com/2012/08/sejarah-uang-di-dunia.html